Blog ini berisi tulisan orang lain. Sengaja saya kumpulkan disini agar bisa dibaca lagi di lain waktu, oleh saya dan oleh kita semua.
WHAT'S NEW?
Loading...

SENI MEMBANTAH



Membantah argumen adalah keahlian yang sering kali salah dipahami sebagai tindakan ofensif. Banyak orang khawatir bahwa dengan menyampaikan ketidaksetujuan, mereka akan dicap sebagai pengguru atau bahkan arogan. Padahal, membantah adalah bagian penting dari diskusi yang sehat dan pertukuran ide yang konstruktif. Seninya terletak pada kemampuan untuk menyampaikan perbedaan pendapat dengan cara yang membuat lawan bicara tetap merasa dihargai dan terbuka untuk pertimbangan baru, bukan merasa diserang atau direndahkan.

 

UJIAN KESABARAN



Orang yang paling sulit dihadapi bukan mereka yang marah-marah terang-terangan, tetapi yang terus-menerus menguji kesabaran kita dengan sindiran, pertanyaan berulang, atau sikap meremehkan. Kontroversinya, semakin kita bereaksi cepat, semakin mereka merasa menang. Fakta menariknya, penelitian komunikasi interpersonal menunjukkan bahwa orang yang mampu mengelola reaksi emosinya dalam percakapan justru lebih dominan dalam jangka panjang, karena kontrol diri adalah bentuk kekuasaan terselubung.

 

CATATAN SEORANG NARAPIDANA



Oleh : Yani Nur Syamsu

 

Dua puluh tahun lebih menjadi sipir penjara sungguh membuat saya nyaris tenggelam dalam genangan cerita pedih yang terus mengalir dari garong, copet, maling kecil, pembunuh, perampok sampai koruptor yang mengharuskan orang-orang itu menghuni lembaga pemasyarakatan ini. Hampir saja saya berani menyimpulkan bahwa tempat ini hanya berisi orang-orang sakit jiwa jika saya tidak menemukan beberapa lembar catatan disebuah sel. Tulisan tangan seorang narapidana mantan opsir polisi yang seminggu lalu menembak batok kepalanya sendiri dengan sepucuk senjata yang direbutnya dari teman saya yang sedang bertugas.

 

CARA UNIK DOSEN MENGAJAR MAHASISWANYA



Adhi Djimar (sekarang udah almarhum) sering bercerita tentang pengalamannya dulu sewaktu kuliah di New York. Ada satu kisahnya yang sangat menarik. Waktu itu Adhi sedang mengikuti mata kuliah Business Development. Adhi berkisah bagaimana selama 1 semester itu dosennya mengajar dengan cara yang unik.

 

Hari pertama, semua mahasiswa dalam kelas ditanya bisnis apa yang akan mereka bangun. Jawaban ditulis di kertas lalu kertas tersebut dikumpulkan di meja dosen. Adhi menulis bahwa dia akan membangun sebuah cafe. Hahahaha... Adhi itu satu spesies sama saya. Dulu kami doyan banget hang out di kafe.