Anak mantu yang ayu itu duduk dengan gugup di
hadapan. Aku tahu gelisah hatinya, besok akan lebaran tapi Daniel anak keduaku
mungkin belum begitu berlimpah rezeki seperti saudaranya yang lain. Aku
mengerti betul gundah hatinya.
Tak ada anak dan menantu yang tak ingin
membahagiakan orangtua maupun mertuanya. Sebaliknya, tak ada seorang pun anak
dan menantu yang tak ingin dipandang hebat oleh orangtua atau mertuanya. Aku
ingin sekali menangis saat Ina mengulurkan tangannya sungkan dengan amplop
lusuh yang tipis.







